Arsip Berita & Artikel

Media Sosial Desa

Media Sosial
Desa Kebondalem Kecamatan Mojosari, Kabupaten Mojokerto

Komentar

Profile Desa

Jenis Tanah :
Topografi :
Sumber Daya Alam :
Flora Fauna :
Rawan Bencana :
Kearifan Lokal :
Jenis Jaringan :
Provider Internet :
Cakupan Wilayah :
Kecepatan Internet :
Akses Publik :
Regulasi Penetapan Kampung Adat :
Dokumen Regulasi Penetapan Kampung Adat : -
Status Desa : Adat
Lembaga Adat :
Struktur Adat : -
Wilayah Adat :
Peraturan Adat :

Video

SekilasInfo
Ayo kita semua disiplin menerapkan protokol kesehatan

Khalimatus Sadiyah, Atlet Paralimpiade Tokyo 2020 Asal Mojokerto

06

Sep
2021

Dibuka
228 Kali

06-09-2021 14:51:25

228 Kali dibuka

Admin : Administrator

Khalimatus Sadiyah, Peraih emas perdana di Paraolimpiade Tokyo 2020 merupakan Atlet asal Dusun Kecobok Desa Banjartanggul, Kecamatan Pungging, Mojokerto. Berkat ketekunannya berlatih, ia diangkat PNS oleh Kemenpora Republik Indonesia, pada tahun 2018 saat memenangkan medali emas di Asian Para Games 2018 lalu.

Hadiah tersebut diberikan Alim untuk membangun rumah dan warung makan untuk ibunya di Jalan Raya Trawas, Desa Banjartanggul, Kecamatan Pungging tepat di depan Pondok Pesantren Sabilul Muttaqin.

Bersama pasangannya Leani Ratri Oktila, Alim (panggilan akrab, red) meraih medali emas., Maslukah (56), Kabupaten Mojokerto.

“Alim diangkat jadi PNS pada tahun 2018 lalu, 1 Maret 2019 sudah golongan 2a. Alim juga sudah bisa bangun rumah karena ini. Warung itu juga sudah atas nama Alim, dulu tidak seperti itu. Alhamdulillah,” kata Maslukah (56), Minggu (5/9/2021).

Semua prestasi bungsu dari tiga bersaudara tidak lepas dari jerih payah sang ibu menjadi tulang punggung bagi ketiga anaknya sejak ditinggal sang suami. Ayah kandung Alim sendiri, Sukohandoko (59) meninggalkan rumah sejak ia berusia 2 tahun.

“Sudah tidak pernah komunikasi sejak usia Alim 2 tahun. Tapi kalau anaknya kurang tahu, mungkin masih nyambung. Dua kakak Alim juga sudah berumah tangga, kakak kedua Alim juga pemain bola. Sekarang ikut Liga 3 di Bali, tapi saya tidak tahu apa nama klub sepakbolanya,” jelasnya.

Meski jarang pulang ke Mojokerto karena harus menjalani Pemusatan Latihan Nasional (Pelatnas) di Solo sejak tahun 2013, namun sang ibu mengaku bangga. Meski ketiga anaknya sudah memiliki penghasilan sendiri, namun ia masih berjualan nasi di warung berukuran 3,5 meter X 5 meter dengan nama ‘Warung Nasi Mak Kah’.

“Alhamdulillah saya bangga dengan apa yang sudah diraih anak saya. Selain menjadi PNS sesuai apa yang diharapkan, kini sudah punya rumah sendiri dan kendaraan, meskipun jarang pulang karena latihan di Solo,” tegasnya.

Sekedar diketahui, Khalimatus Sadiyah Atlet National Paralympic Committee (NPC) Indonesia asal Mojokerto meraih medali emas dalam pertandingan final SL3–SU5 ganda putri Paralimpiade Tokyo 2020. Bersama Leani Ratri Oktila, pasangan ganda putri tersebut bermain dengan klasifikasi WD SL3-SU5.

Klasifikasi SL3 adalah klasifikasi untuk atlet dengan gangguan berjalan atau tidak seimbang. Sementara klasifikasi SU5 atau untuk atlet dengan keterbatasan bagian tubuh atas seperti salah satu tidak bisa digunakan secara normal. (aya/mjf)

Kirim Komentar

Nama
No. Hp
E-mail
Isi Komentar
CAPTCHA Image
statistikdesa

Data Populasi Desa Kebondalem, Kecamatan Mojosari, Kabupaten Mojokerto

Laki-laki : 2501 ORANG

Perempuan : 2425 ORANG

TOTAL : 4926 ORANG

2501

Laki-laki

2425

Perempuan

0

BELUM MENGISI

4926

TOTAL

KK

Dusun

Layanan

Mandiri

Hubungi Perangkat Desa Untuk mendapatkan PIN

Transparansi

Anggaran

Data APB Desa sebagai wujud transparansi Pemerintah Desa dalam mengelola keuangan

APB Desa

APBDes 2026 Pelaksanaan

APBDes 2026 Pendapatan

APBDes 2026 Pembelanjaan

Login Admin
Sekilas Info
Ke Atas Halaman

Desa Kebondalem

Kecamatan Mojosari, Kabupaten Mojokerto Provinsi Provinsi Jawa Timur

Kode Desa : 3516082016

Domain : kebondalem.mjkkab.id

Untuk Aktivasi Tema Rangkiang
Silahkan Hubungi Pengembang